Menkes Ungkap Penyebab Vaksinasi Covid

Pertama, pemkot melibatkan seluruh fasilitas kesehatan untuk menggelar vaksinasi. ’’Dalam satu hari puskesmas bisa melakukan kingkong slot imunisasi hingga 300 warga,’’ paparnya. Nah, kuota vaksin bagi lansia yang didapatkan pemkot belum sesuai dengan pengajuan.

Vaksinasi COVID-19 untuk lansia akan dimulai dari tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun, kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi untuk lansia yang bukan tenaga kesehatan . Kendati terdapat laporan mengenai efek samping vaksin COVID-19 yang berdampak serius atau deadly pada lansia, jumlahnya terbilang sangat sedikit dan tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan vaksinasi COVID-19. Semua lansia yang dilaporkan mengalami efek samping serius juga sudah berusia di atas 70 tahun dan memiliki penyakit penyerta. Lansia sehat yang dimaksud adalah lansia yang belum pernah terinfeksi virus Corona, tidak dalam keadaan demam atau flu, tidak memiliki alergi vaksin, dan tidak ada kontak dengan orang yang terinfeksi virus Corona.

Pekan depan sebagian wilayah sudah bisa mulai vaksinasi ini,” terang dr. Siti Nadia. Dinas KOMINFO Ngawi – Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah masuk pada tahap 2 untuk pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia dan petugas pelayanan publik. Sejak Rabu 17 Februari, pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia. Pada tahap kedua ini, ada 17,four juta petugas layanan publik dan 21,5 juta penduduk lanjut usia yang akan divaksin. Pada pelaksanaannya terdapat dua pilihan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat lanjut usia.

Hasil uji klinis tersebut juga melaporkan tidak adanya efek samping serius pada penggunaan vaksin Sinovac untuk lansia. PVC-thirteen diberikan mulai usia 50 tahun ke atas, sementara PPSV23 diberikan mulai usia 60 tahun ke atas. Tak hanya itu, mereka yang berencana untuk menunaikan haji pun perlu mendapatkan vaksin tersebut. Ada dua tipe vaksin untuk lansia guna mencegahpneumonia, yaitu pneumokokal konjugat 13-valent (PVC-13), dan pneumokokal polisakarida . Oleh karena itu, vaksin pneumonia sangat direkomendasikan untuk diberikan pada lansia. Bila sudah terserang penyakit, pasien lansia rentan mengalami berbagai komplikasi dan perlu perawatan lebih intensif.

“Ada tambahan pertanyaan untuk menilai apakah usia lebih dari 60 tahun dapat menerima vaksin,” ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2021). “Jadi BPOM tepat sekali mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk lansia ya. Dan itu mestinya dulu-dulu kalau bisa, tapi ya cuman kan bukti ilmiahnya mungkin belum ada ,” kata Windu kepada DW, Selasa (9/2). Dwijo adalah seorang dokter spesialis psikiatri yang tahun ini akan menginjak usia yang ke-71 tahun.

Bagi lansia yang sulit mendaftar, dapat meminta bantuan anggota keluarga maupun RT/RW setempat untuk mendaftar pada hyperlink tersebut. Pastikan knowledge yang diisi sudah sesuai.Setelah mendaftar, peserta akan diberikan informasi mengenai jadwal pelaksanaan vaksinasi oleh Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Puskesmas dan RS setempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi ini boleh diselenggarakan oleh organisasi maupun instansi yang bekerjasama dengan Kemenkes dan Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota setempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Menkes juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengajak anggota keluarganya yang berusia lanjut untuk mengikuti program vaksinasi. Menurut dia, tidak ada efek samping serius maupun kematian yang dilaporkan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Di ketiga situs resmi tersebut akan tersedia hyperlink atau tautan yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia. ”Jadi proses pendaftaran ini sasaran vaksinasi bisa dibantu oleh keluarga ataupun RT/RW setempat,” tutur dr. Nadia. Untuk mengantisipasi kejadian ikutan pasca imunisasi di setiap tempat pelaksanaan vaksinasi harus menyediakan contact individual perwakilan dari vocal Point yang berasal dari kabupaten/kota atau provinsi tersebut. “Jadi proses pendaftaran ini sasaran vaksinasi bisa dibantu oleh keluarga ataupun RT/RW setempat,” tutur dr. Nadia.

Orang yang sudah divaksinasi, imbuhnya, masih dimungkinkan untuk terkena virus namun efek yang ditimbulkan tidak akan parah. Jika terdapat ketidaksesuaian atau pelanggaran terhadap identitas dan ketentuan yang berlaku, pemegang tiket dilarang masuk ke area vaksinasi. Bagi peserta yang berobat rutin untuk penyakit kronis, mohon dapat membawasurat rekomendasi vaksin dari dokter spesialis. Bagi mereka yang datang tanpa mendaftar atau peserta yang datang di luar jadwal tidak akan dilayani.