Sosok Dadang ‘dewa Kipas’, Yang Kalahkan Pecatur Dunia Gothamchess

Pertama, Imam An-Nawawi dari kalangan mazhab Syafi’i menyatakan bahwa hukum bermain catur adalah makruh. Namun jika bermain catur membuat salat dilalaikan maka hukumnya jadi haram. “Dalam mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, itu menghabiskan waktu,” ujar UAS menangapi satu pertanyaan dari jamaah. Hal ini seperti dikutip chanel YouTube Teman Ngaji, dalam video yang berjudul ‘Hukum Main Domino dan Catur, Ustaz Abdul Somad Lc. UAS- Sapaan Abdul Somad, mengutip banyak pendapat ulama tentang catur haram. Rupanya masyarakat Indonesia punya kegemaran yang tinggi dengan olah raga otak yang satu ini.

Berdasarkan statistik, menurut Heri, ada lebih dari 500 akun di Chess.com yang diblokir karena melanggar kecurangan, misalnya cheat engine atau kecurangan lain. “Jadi, memang mereka tegas kalau ada pemain yang melanggar,” tambah Heri. “Teknologi untuk fairplay coverage, pendeteksian kecurangan dan pelanggaran ini sudah diverifikasi oleh sekelompok grand grasp dari tim, sudah diuji oleh grand grasp yang kompeten dan teruji lulus,” kata Heri. Jakarta – Pengamat catur Heri Darmanto menyampaikan analisisnya mengenai pemblokiran akun Dewa Kipas milik Dadang Subur dalam Chess.com yang ramai dibicarakan netizen sepekan belakangan ini. Ia selalu rajin mampir ke ruko tempat kawannya berjualan sparepart motor. Bukan untuk bekerja atau membeli sparepart, tentu saja, melainkan untuk menantang siapa saja yang mau bermain catur dengannya.

Sementara itu, akun Dewa Kipas yang memenangkan pertandingan melawan pecatur luar negeri IM Levy Rozman dari Amerika Serikat dengan nama akun GothamChess ramai diperbincangkan. , Dewa Kipas, kata Ali, lebih menyukai bermain lambat, karena dengan begitu, pecatur bermain lebih leluasa serta lebih maksimal dalam menentukan langkah-langkah dalam permainan catur. Namun akhirnya disepakati pertandingan tersebut menggunakan durasi 10 menit untuk setiap babak. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dewa Kipas alias Dadang Subur mengaku tak biasa bertanding catur dalam rentang waktu 10 menit. Hal ini diungkapkan Dadang usai berduel dengan Grand Master Irene Kharisma Sukandar dalam pertandingan catur yang diinisiasi oleh selebritas Deddy Corbuzier dan disiarkan langsung dalam akun Youtube-nya.

Di Indonesia, ada banyak mutiara-mutiara catur yang tercecer dan terserak di banyak tempat. Di pos ronda, di warung bensin, di depan ruko, di terminal lama, di los-los pasar. Di Indonesia, catur bukan lagi sekadar olahraga, lebih dari itu, ia sudah menjelma menjadi semacam ritual pergaulan sosial di lingkungan masyarakat. Indonesia, dengan segenap karut-marutnya, sebenarnya memang punya bakat dan potensi yang brilian dalam bidang catur. Levy Rozman yang menggunakan akun GothamChess dikalahkan Dewa Kipas.

Pertandingan catur antara Dewa Kipas melawan GM Irene Kharisma Sukandar masih berlangsung. Pada 22 maret 2021, duel antara GM Irene dan Dewa Kipas terlaksana secara live di podcast Deddy Corbuzier untuk membuktikan kapasitasnya sebagai seorang Grandmaster. Irene ditantang untuk membuktikan dirinya bahwa hasil yang dilakukan Dewa kipas dalam urutan atau ranked catur on-line adalah bentuk kecurangan berdasarkan statistic dari chess.com. “Tayangan langsung pertandingan catur persahabatan antara Dewa Kipas dan Irene Sukandar puncaknya disaksikan 1.250.000 penonton,” tulis organisasi yang bermarkas di Lausanne, Swiss tersebut. Dengan perkataan dari Susanto itu, maka dapat disimpulkan sebenarnya Dadang Subur memiliki kemampuan yang layak disebut sebagai pecatur berlevel grasp nasional.

Dalam duel tersebut, WGM Irene menang tiga ronde langsung atas Dewa Kipas. Irene Kharisma Sukandar, Grandmaster WanitaCatur Indonesia ini belakangan menjadi perhatian publik, Bunda. Pada Senin (22/three/2021), ia ditantang oleh Deddy Corbuzier untuk melawan Dewa Kipas alias Dadang Subur melalui pertandingan persahabatan. Melalui akun Twitternya pada Senin (22/3/2021), GothamChess memberikan respon yang kemudian jadi sorotan warganet.

Blunder ini membuat pemilik nama asli Dadang Subur menyerah dan kalah. Babak pertama pertandingan dimenangkan oleh Irene atas Dewa Kipas. Posisi Iren juga diuntungkan karena ia memegang bidak catur warna putih sehinga bisa memulai lebih awal pertandingan. Tak hanya itu, banyak warganet yang lebih memperhatikan Chelsie Monica, Woman International Master yang menjadi komentator pada pertandingan tersebut.

Namun, Eka juga mengaku prihatin dengan polemik di media sosial yang terjadi akibat keputusan penutupan akun Dewa Kipas oleh pengelola chess.com. Sebelumnya, Persatuan Catur Seluruh Indonesia membuka pintu bagi Dadang Subur, pemilik akun Dewa Kipas, untuk bergabung dalam organisasi tersebut. Banyak pihak yang kemudian menyerang GothamChess maupun Chess.com di dunia maya untuk membela Dewa Kipas. Pemblokiran akun Dewa Kipas milik Dadang Subur membuat anaknya, Ali Akbar, bereaksi. Ali tak terima akun milik ayahnya diblokir sehingga memunculkan simpati para netizen Indonesia.

Setelah pertandingan usai, mendadak followers instagram Chelsie Monica meningkat drastis dari eight ribu followers menjadi 38 ribu followers dan kian bertambah sampai berita ini ditulis. Pertandingan yang difasilitasi dan disiarkan langsung oleh chanel youtube Deddy Corbuzier itu mendapatkan banyak respons dari warganet. Di Twitter ‘Dewa Kipas’ menjadi trending matter dengan hampir 50 ribu cuitan dan ‘Pak Dadang’ trending dengan 17 ribu cuitan. Deddy Corbuzier pun ingin agar keadilan diberikan kepada Dewa Kipas. Dadang Subur akhirnya dipertemukan dengan GM Catur Wanita, Irene Sukandar dalam duel persahabatan. Pertandingan itu disiarkan langsung melalui akun YouTube Deddy Corbuzier.

Kendati keluar dengan hasil 3-zero yang dimenangkan oleh GM Irene, Dadang Subur tidak pulang dengan tangan kosong. Kemudian situasi diperkeruh dengan pernyataan dari Ali Akbar, putra dari Dadang Subur yang menyatakan bahwa akun ayahnya diblokir karena dilaporkan secara massal dan dituduh tidak sportif oleh fans Slot online via deposit pulsa GothamChess. Polemik pun berjalan panjang dan alot bahkan Levy Rozman menuai banyak kecaman di media sosial. Saat memulai pertandingan babak pertama, Irene Sukandar terlihat gerogi. Namun kekalahan Dewa Kipas terjadi di babak pertama setelah ia melakukan blunder dengan memberikan gajahnya ke pihak lawan.