Wfh Sambil Jaga Anak, Ini Suggestions Dari Tokopedia

Namun, perlu menjelaskan kepada anak-anak bahwa hal seperti ini tidak akan menjadi rutinitas. Ibu juga harus memberi tahu anak-anak kapan ibu perlu berada dalam mode ‘jangan ganggu’. Sehingga mereka dapat menghindari dan memberi waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kantor. Sebaliknya, ciptakan ruang yang terorganisir yang akan membantu meningkatkan perhatian, energi, dan bahkan rasa percaya diri. Tentunya, juga tempat yang menjauhkan ibu dari anak-anak yang mempengaruhi pekerjaan. Walaupun Anda dan pasangan bekerja, tapi tetap menomorsatukan keluarga atau anak.

Pola pengasuhan anak sejak dini akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Keluarga sebagai unit terkecil memiliki peran penting dalam pembentukan karakter individu, sehingga keluarga perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam mengasuh anak. Pengasuhan erat kaitannya dengan kemampuan keluarga dalam memberikan perhatian, waktu dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan fisik, psychological dan sosial anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Kunci agar kamu dapat tetap bahagia walau menjalani rutinitas yang banyak adalah bijak mengatur waktu. Kamu harus bisa memilah hal apa saja yang penting dan membuat prioritas dalam hidupmu. Maka dari itu, sebanyak dan seberat apa pun pekerjaan kita, istirahat yang cukup dan tidak lupa untuk olahraga secara teratur. Karena, dengan bekerja di rumah, kamu jadi lebih bisa dekat dengan keluarga.

Bekerja sambil menjaga anak dari rumah

UNICEF telah menerbitkan panduan praktis untuk para pemberi kerja untuk mendukung anak-anak melalui karyawan dan keluarga mereka selama pandemi ini berlangsung. Panduan ini dipublikasikan bersama dengan Organisasi Perburuhan Internasional dan UN Women. UNICEF tengah bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menguatkan sistem perlindungan anak dan mencegah serta merespons kasus kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan terhadap anak. Untuk mendukung kesehatan psychological dan melawan stigma, xenofobia, dan diskriminasi, UNICEF menyediakan pembelajaran sebaya dan sarana berbagi informasi di kalangan kaum muda.

Masa cuti ini juga bisa Ibu gunakan untuk rehat sejenak dari urusan pekerjaan sehingga Ibu bisa menjadi lebih tenang. Ketika Ibu sudah merasa rileks, maka hormon yang menghasilkan ASI pun akan meningkat secara perlahan, Bu. Ketika beban pekerjaan sudah terlalu berat atau Ibu sudah merasa sangat kewalahan sehingga menyebabkan suplai ASI semakin berkurang, maka ibu menyusui disarankan untuk segera mengambil cuti selama beberapa hari. Manfaatkan waktu cuti ini untuk sesering mungkin menyusui secara langsung dan memperbaiki ikatan dengan bayi sebagai cara merangsang produksi ASI. Ibu sebaiknya sudah belajar memompa ASI saat ASI pertama kali keluar. Jika memilih menggunakan pompa, Ibu disarankan untuk memakai pompa elektrik agar lebih cepat dan praktis.

Sebagai ibu rumah tangga dan wanita karir tentu Anda memiliki aktivitas padat baik di rumah maupun di tempat kerja. Apabila Anda terpaksa harus pulang malam karena harus menyelesaikan pekerjaan, tetaplah berkomunikasi dengan suami, jelaskan apa saja aktivitas di kantor sehingga tidak muncul rasa curiga yang tidak pada tempatnya. Pada saat perempuan ingin bekerja diluar rumah, maka sebenarnya ada perasaan psikologis bersalah karena meninggalkan anak. Jika bekerja itu suatu keharusan karena butuh uang atau bekerja untuk memberi kehidupan lebih layak kepada anak, misalnya biaya pendidikan? Upayakan menjelaskan kepada anak sejak dini, bahwa ibunya bekerja untuk membantu ayah agar dapat memberi kehidupan keluarga yang lebih baik. Ibu juga hendaknya menyiapkan semua keperluan pekerjaan dan keluarga pada malam hari setelah anak tidur.

Tak jarang seorang wanita karier memilih pekerjaan yang tidak biasa selama dijalankan dengan sepenuh hati. Ketika berada di dalam rumah, pastikan agar anak bisa tetap aktif belajar hingga bermain. Dengan membebaskan anak melakukan kebiasaan sehari-hari, maka Anda pun bisa lebih mudah mengatur jadwal kerja tanpa ada gangguan dari mereka. Meski dinilai sangat efektif untuk memutus rantai penyebaran covid-19, sebagian orang justru merasa terbebani dengan metode WFH ini. Pasalnya, mereka harus tetap bekerja dan melakukan semua kegiatan di rumah secara berbarengan, salah satunya menjaga anak.

Mungkin, Anda juga bisa membuat poster/spanduk penyemangat dengan foto Anda dan pasangan Anda, dan minta penanggung jawab acara di sekolah si kecil untuk memasangnya di tempat yang ia bisa lihat. Saat sarapan, ajak anak Anda bercerita agar ia merasa nyaman dan tidak gugup karena Anda ada di dekatnya. Menjadi ibu yang bekerja bukan berarti Anda akan diistimekan oleh atasan. Jumlah pekerjaan Anda tentu akan sama dengan karyawan yang lainnya. Meski begitu, Anda tetap bisa mengajak diskusi atasan atau pihak HRD terkait kondisi Anda. Sampaikan dengan jujur dan jelas apa saja kebutuhan Anda, misalnya tidak bisa pulang larut malam, dan pastikan bahwa Anda tetap bisa melakukan pekerjaan dengan baik.